Burung Puyuh Panggang


Bahan :
4 ekor burung puyuh, belah jadi 2-4
3 sendok makan minyak wijen
2 sendok makan minyak
3 siung bawang putih, haluskan
4 batang daun bawang, iris halus
1/2 batang sere, iris halus
1 sendok teh cabai bubuk
1 sendok makan kecap ikan
1 sendok teh gula pasir
1/2 sendok teh garam

Cara membuat:
Panaskan minyak, lalu masukkan bawang putih, tumis hingga kuning.
Masukkan daun bawang dan sere, aduk rata, tumis sampai layu, angkat, lalu masukkan cabai bubuk, kecap ikan, gula, dan garam, aduk rata, dinginkan.
Lumuri tiap burung puyuh dengan bumbu tadi hingga rata, biarkan paling sedikit 2 jam dalam kulkas, lalu tusuk dengan tusuk sate.
Panggang di atas bara api/di dalam oven (180 derajat Celsius) sampai matang sambil dibolak-balik dan diolesi dengan minyak wijen, angkat.
Biasanya burung puyuh panggang disajikan bersama-sama dengan garam, merica, dan jeruk nipis.

Iklan

5 pemikiran pada “Burung Puyuh Panggang

  1. LEMPER AYAM

    Bahan – bahan :
    200 gram beras ketan, direndam 1 jam, ditiriskan
    1 lembar daun salam
    1 batang serai di ambil putihnya di memarkan
    ¾ sendok teh garam
    115 ml santan dari ¼ butir kelapa
    Daun pisang untuk membungkus

    Bahan isi :
    2 buah paha ayam atas bawah
    500 ml air
    2 lembar daun salam
    ¾ sendok teh garam
    ¼ sendok teh merica bubuk
    ½ sendok teh gula pasir
    100 ml santan dari ¼ butir kelapa

    Bumbu Halus :
    6 butir bawang merah
    4 siung bawang putih
    3 butir kemiri, di sangrai
    1 sendok teh ketumbar

    Cara membuat :
    1. isi : rebus ayam dan air sampai matang. Angkat ayam, suwir – suwir dagingya dan ukur 250 ml air kaldunya
    2. campur ayam, bumbu halus, serai, daun salam, garam, merica bubuk, dan gula pasir. Aduk rata , tuang air kaldu . masak sampai mendidih. Tuang santan masak sampai meresap, dimgimkan.
    3. Kukus beras ketan 20 menit. Angkat
    4. rebus santan, daun salam, serai dan garam sampai mendidih. Matikan api tambahkan beras ketan. Masak sampai meresap angkat dan kukus 30 menit sampai matang.
    5. ambil sedikit ketan, pipihkan beri isi. Bentuk lonjong bungkus dengan daun pisang.

    By : ibu joni makasar , di ambil dari saji edisi 118

    juga dimuat di http://www.likeindonesianfood.blogspot.com

  2. memang lebih enak kalo yang dipanggang burung puyuh, ga gede tapi juga ga terlalu kecil, pokoknya pas di perut. Saya jadi suka sama blog ini. resepnya lengkap banget. makasih buat mas/mbak yang punya blog ini, saya jadi punya banyak resep buat dicobain dirumah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s