:: Resep Masakan Khas ::

Resep Masakan Khas Dengan Berbagai Kategori Bahan Pangan.

Arsip untuk Mengkudu

Teh celup untuk kecing manis

PREVALENSI penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi di Indonesia cukup tinggi. Menurut data Hasil Survei Kesehatan Rumah Tangga tahun 1995, yaitu 8,3% per 100 anggota rumah tangga. Pada umumnya perempuan lebih banyak menderita penyakit ini dibandingkan dengan pria. Data ini cukup mengkhawatirkan, mengingat hipertensi merupakan salah satu penyakit yang tidak dapat disembuhkan dan setiap tahun semakin meningkat jumlah penderitanya.

Ada beberapa solusi yang telah lama digunakan secara umum dapat menekan penyakit dalam seperti hipertensi dan diabetes, antara lain berolah-raga dan diet secara teratur. Dan yang dianggap paling praktis banyak konsumen adalah penggunaan obat kimia. Namun zaman sekarang yang lebih sadar terhadap kesehatan dan pengobatan alami, obat-obat tradisional yang berbasis herbal sering menjadi pilihan utama masyarakat.

Salah satunya, mengkudu alias pace atau buah noni yang bernama ilmiah Morinda Citrifolia, merupakan salah satu tumbuhan berkhasiat yang banyak di konsumsi. Mengkudu yang tergolong resmi sebagai tanaman obat nasional, dalam kapasitas pemakaian tertentu, buah ini berkhasiat memulihkan beragam penyakit yang memakan waktu lama dalam penyembuhannya.

Hasil penelitian terbaru terhadap khasiat buah ini dilakukan oleh Prof Dr Sumali Wiryowidagdo, Guru Besar Farmasi Universitas Indonesia, diumumkan pada 28 September 2004 lalu. Penelitian khasiat mengkudu dilakukan bersama dengan tim peneliti di Pusat Studi Obat Bahan Alam (PS-OBA) Departemen Farmasi Universitas Indonesia.

Dari hasil Uji Pre Klinis terdapat bukti mengkudu efektif dan aman dalam menurunkan tekanan darah tinggi dan menstabilkan kadar gula darah serta tidak memberikan efek samping. Ini tentu hasil yang menggembirakan untuk para penderita hipertensi dan diabetes.

Selain tekanan darah tinggi, para ilmuwan barat yaitu Dr. Isabella Abbot, seorang ahli botani pada tahun 1992 juga mengidentifikasi dan mengkonfirmasi, mengkudu mengandung zat-zat aktif yang sangat bermanfaat untuk mengontrol diabetes, kanker, meredam gangguan diabetes, hepatitis kronis, sakit pinggul, sakit kepala, gangguan fungsi ginjal, kencing batu, gangguan hormon tiroid serta defisiensi daya tahan tubuh akibat penyakit virus Epstein-Barr, candidas kronis, penyakit akibat infeksi virus HIV, kekurangan tenaga atau Altered Energy Syndrome (AES).

Mengkudu bisa menyembuhkan begitu banyak jenis penyakit. Karena di dalam buah ini didapati zat yang dapat merangsang respon pembentukan kekebalan tubuh, membersihkan darah, mengatur fungsi sel, regenerasi sel yang rusak dan menghambat pertumbuhan tumor.

Buah nan buruk rupa namun sarat manfaat ini juga terbukti mengandung zat untuk meningkatkan daya tahan tubuh, menormalkan tekanan darah, menghilangkan rasa sakit, antiperadangan dan antialergi, mengatur siklus suasana hati dan mengatur siklus energi tubuh.

Meski buah ini sarat manfaat, banyak dari penderita masih enggan mengkonsumsinya, karena rasa dan baunya yang kurang sedap. Untuk mensiasati hal ini produsen herbal banyak berperan dalam membuat mengkudu menjadi kemasan yang menarik dan mudah dikonsumsi. Salah satu produksi herbal di Indonesia yang sudah berpengalaman menghasilkan produk-produk andalan dan telah mengekspor produknya adalah PT Jamu Puspo Internusa. Perusahaan ini mempunyai beberapa inovasi produk dalam varian bentuk kapsul sampai dengan teh celup.

Menurut Konsultan Komunikasi perusahaan ini, Fara Andriani, merek-merek Jamu Puspo yang sudah di kenal luas antara lain Pacekap, Pro-DeEm dan Pace Tea. Pacekap berupa kapsul yang mengandung 100% ekstrak murni sari buah mengkudu/pace ini, dibuat melalui proses murni ekstraksi dengan pabrik berstandar internasional.

Pacekap telah teruji aman dan efektif menurunkan tekanan darah tinggi dan menstabilkan kadar gula darah. Dalam hal penelitan uji toksisitas subkronis, hasil penelitian menyebutkan Pacekap aman dikonsumsi untuk jangka panjang dan tidak menimbulkan efek samping negatif pada fungsi organ-organ jantung, hati, fungsi ginjal dan keadaan hematologi.

Pro-DeEm merupakan produk berupa teh celup bagi penderita diabetes yang secara lebih efektif dapat menurunkan kadar gula darah dalam tubuh dan harganya terjangkau bagi masyarakat.

Pace Tea, berupa teh yang berfungsi untuk pencernaan mencegah daya tahan tubuh terhadap gejala-gejala flu, masuk angin, meningkatkan stamina dan konsentrasi beraktivitas. Dengan banyaknya pilihan yang ditawarkan produsen herbal untuk kemasan mengkudu, diharapkan penderita dapat mengonsumsi mengkudu secara maksimal agar dapat menekan tingginya laju penyakit-penyakit yang tidak dapat disembuhkan di Indonesia. Jamu Puspo juga telah mengekspor produk-produknya di pasar Timur Tengah yang meliputi negara UEA, Arab Saudi, Oman, Qatar, Kuwait dan Bahrain.

Minyak dari Biji Mengkudu

Mengkudu (Morinda citrifolia L) atau di Jawa Barat lebuh dikenal dengan sebutan “cangkudu” merupakan pohon yang banyak tumbuh di daerah tropis, terutama di kawasan Asia Tenggara termasuk Indonesia. Pohon tersebut termasuk ke dalam pohon kopi–kopian (famili Rubiceae) dan dikenal dengan banyak nama antara lain Pace, Lengkudu, Noni, dan Indian Mulberry. Di Indonesia sampai saat ini dikenal sekira 20 jenis pohon mengkudu, antara lain mengkudu tanah merah, mengkudu tanah putih dan mengkudu Bogor.

Pohon mengkudu sangat potensial untuk dibudidayakan, karena sifat pohon tersebut yang mudah tumbuh dan tidak memerlukan biaya pemeliharaan yang tinggi. Pohon mengkudu dapat hidup di dataran rendah hingga dataran tinggi yaitu antara 500 – 1.500 meter dpl. Peningkatan pembudidayaan pohon mengkudu juga terutama karena hampir semua bagian pohon dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan.

Sejalan dengan peningkatan kesadaran konsumen dan volume permintaan terhadap penggunaan obat alami, maka penelitian terhadap pohon mengkudu juga difokuskan untuk penggunaan sebagai bahan obat. Penggunaan khusus pohon mengkudu sebagai obat antara lain buah mengkudu berkhasiat untuk melancarkan urin, menurunkan kadar gula dan kolesterol darah. Sedangkan daun dan akarnya berkhasiat untuk obat sakit perut, disentri, serta eksim. Beberapa khasiat lain dari mengkudu dalam bentuk sediaan jus, kapsul, lulur antara lain sebagai antibiotik, antibakteri, aterioskerosis, artrisis, sakit punggung, beri – beri, kosmetik, dan antikanker. Daging buah mengkudu juga dapat diolah menjadi bahan makanan berserat tinggi (dietary fiber).

Produk dari pohon mengkudu telah banyak di produksi oleh beberapa produsen dalam dan luar negeri dalam bentuk jus dan kapsul buah mengkudu. Dan di dalam proses produksi jus mengkudu akan dihasilkan limbah berupa biji. Jumlah biji mengkudu yang dihasilkan cukup besar yaitu 20% – 25% dari total berat buah yang diperlukan.

Berdasarkan hal tersebut maka telah dilakukan penelitian terhadap pemanfaatan biji mengkudu dengan mengisolasi minyak dari biji mengkudu tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk studi isolasi minyak dari biji mengkudu secara ekstraksi dengan pelarut n-heksana serta uji kualitas minyak tersebut. Hasil penelitian diharapkan menjadi alternatif untuk memanfaatkan biji mengkudu.

Dari beberapa literatur didapatkan, minyak mengkudu banyak digunakan untuk bahan baku sediaan kosmetik, lilin dan massage oils. Hasil penelitian terakhir menunjukkan, minyak biji mengkudu juga berkhasiat dalam menghaluskan kulit (cleansing agent) dan membantu pada proses peremajaan kulit (rejuvenating agent).

Isolasi minyak biji mengkudu

Untuk menentukan komposisi bahan dalam buah mengkudu, maka terlebih dulu harus dilakukan proses pemisahan terhadap buah mengkudu dengan menggunakan alat ekstruder. Alat ekstruder dapat digunakan untuk memisahkan komponen buah mengkudu menjadi kulit dan biji, serta daging buah dan jus.

Dari hasil pemisahan, biji dan kulit mengkudu merupakan bahan kedua terbesar setelah daging buah, yaitu sekitar 27 kg/100 kg buah. Hal ini menunjukkan, proses produksi jus mengkudu menghasilkan limbah biji yang cukup besar dan selama ini masih belum dimanfaatkan. Sebagai gambaran, sebuah koperasi penghasil jus mengkudu di Bogor dalam sebulan minimal memerlukan 10.000 kg buah, sehingga dengan perhitungan di atas, minimal akan dihasilkan produk buangan berupa biji mengkudu seberat 2.700 kg.

Proses selanjutnya adalah proses pemisahan biji mengkudu dengan kulit buah, yaitu dilakukan dengan cara pencucian dengan air dan penyaringan. Untuk menurunkan kandungan air dalam biji mengkudu, maka dilakukan pengeringan terhadap biji mengkudu menggunakan sinar matahari sehingga diperkirakan kadar airnya tersisa 2% – 8%. Biji kering tersebut selanjutnya dihaluskan untuk memudahkan analisis proksimat dan proses isolasi minyak.

Analisis proksimat menunjukkan, proses pengeringan berhasil menurunkan kadar air dalam serbuk biji mengkudu menjadi 6,74%, juga dapat dilihat serat dan karbohidrat merupakan senyawa kimia dominan dalam biji mengkudu. Sedangkan lemak atau minyak merupakan senyawa dominan ketiga, yaitu 13,2%, sehingga dimungkinkan untuk diisolasi menggunakan pelarut organik atau menggunakan proses mekanik berupa pengepresan.

Dalam penelitian ini dilakukan proses isolasi minyak menggunakan proses ekstraksi. Berdasarkan sifat lemak yang non polar, maka dilakukan isolasi minyak menggunakan pelarut nonpolar yaitu n-heksana dengan alat sokhlet. Proses isolasi dilakukan pada suhu 80 oC selama 4 jam. Kondisi suhu dipilih berdasarkan pertimbangan titik didih pelarut dan kestabilan minyak, sedangkan parameter waktu didasarkan pada prosedur umum untuk penentuan lemak kasar. Rendemen hasil ekstraksi minyak dengan n-heksana adalah berkisar antara 11,59% – 12,60%. Minyak yang dihasilkan umumnya berwarna kuning jernih dan tak berbau.

Selanjutnya terhadap minyak hasil isolasi dilakukan uji kualitas dan kandungan asam lemak. Uji kualitas dilakukan terhadap beberapa parameter yaitu : bilangan penyabunan, bilangan iod, bilangan asam, bilangan peroksida, berat jenis, dan indeks bias.

Bilangan penyabunan menunjukkan banyaknya basa (mg KOH) yang dibutuhkan untuk menyabunkan 1 gram minyak. Besarnya bilangan penyabunan bergantung dari massa molekul minyak, semakin besar massa molekul semakin rendah bilangan penyabunannya. Hal ini dapat dijelaskan, dengan semakin panjang rantai hidrokarbon suatu minyak, maka akan semakin kecil proporsi molar gugus karboksilat yang akan bereaksi dengan basa. Data analisis bilangan penyabunan minyak mengkudu adalah 185 mg KOH/gram contoh, angka ini relatif lebih kecil bila dibandingkan dengan angka penyabunan minyak kelapa yaitu 255 – 265 mg KOH/gram contoh.

Hal ini diduga erat kaitannya dengan kandungan asam lemak dari minyak mengkudu. Data analisis kromatografi gas menunjukkan bahwa minyak mengkudu mengandung asam lemak dengan massa molekul yang lebih besar bila dibandingkan dengan asam lemak yang terkandung dalam minyak kelapa.

Bilangan iod menunjukkan banyaknya molekul iod yang dapat mengadisi ikatan rangkap pada minyak, dinyatakan dalam gram iod per 100 gram contoh minyak. Bilangan ini sangat penting dalam menentukan kualitas minyak berdasarkan banyaknya ikatan rangkap dalam asam lemaknya. Semakin besar bilangan iod, maka semakin banyak ikatan rangkap yang ada dalam asam lemak suatu minyak.

Sedangkan semakin banyak ikatan rangkap dalam suatu minyak,maka minyak tersebut akan semakin mudah rusak, karena sifatnya yang mudah teroksidasi oksigen dalam udara, senyawa kimia atau proses pemanasan.

Data analisis menunjukkan, minyak mengkudu mempunyai angka iod yang sangat tinggi yaitu 114 gram iod/100 gram minyak. Angka ini jauh lebih besar daripada angka iod minyak kelapa yaitu 8 – 10 gram iod/100 gram minyak.

Bilangan asam menunjukkan banyaknya asam lemak bebas dalam minyak dan dinyatakan dengan mg basa per 1 gram minyak. Bilangan asam juga merupakan parameter penting dalam penentuan kualitas minyak. Bilangan ini menunjukkan banyaknya asam lemak bebas yang ada dalam minyak akibat reaksi hidrolisis akibat reaksi kimia, pemanasan, proses fisika atau reaksi enzimatis.

Semakin tinggi bilangan asam maka semakin banyak minyak yang telah terhidrolisis. Data analisis menunjukkan, bilangan asam minyak mengkudu sebesar 21,12 mg KOH/gram minyak. Besarnya bilangan ini diduga karena telah terjadi proses hidrolisis pada minyak mengkudu terutama pada saat pemeraman buah dan pengolahan.

Pengujian kandungan komponen asam lemak dalam minyak mengkudu bertujuan untuk mengetahui jenis asam lemak yang ada dan dilakukan dengan menggunakan alat kromatografi gas. Data analisis data kualitatif berdasarkan perbandingan waktu retensi beberapa puncak kromatogram contoh terhadap standar asam lemak, maka diamati minyak mengkudu mengandung beberapa asam lemak yaitu asam palmitat, asam linolenat, asam oleat dan asam linoleat.

Selain itu terdapat beberapa puncak dengan waktu retensi lain yang dapat diamati, tetapi belum dapat disimpulkan karena keterbatasan jenis asam lemak standar. Tapi berdasarkan hasil penelitian peneliti lain juga didapatkan adanya kandungan asam lemak yang lain seperti asam stearat.

Dari empat jenis asam lemak yang dapat diamati, ternyata minyak mengkudu mempunyai kandungan jenis asam lemak tak jenuh yang lebih banyak. Seperti diketahui asam oleat, asam linoleat dan asam linolenat merupakan asam lemak tak jenuh dengan jumlah ikatan rangkap tak jenuh masing-masing berturut-turut adalah satu, dua dan tiga. Kandungan inilah yang diduga mengakibatkan besarnya bilangan iodium dan peroksida. Hal ini diduga juga akan menimbulkan mudahnya minyak mengkudu untuk rusak dan berbau tengik. Hasil penelitian menunjukkan, biji mengkudu dapat dijadikan sebagai bahan alternatif untuk memproduksi minyak.***

Eriawan Rismana, M.S.,

Peneliti Muda di P3 Teknologi Farmasi dan Medika, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi – Jakarta.

Noni Kurangi Kolesterol & Trigliserida pada Perokok

Siapa tak kenal buah noni? Di Indonesia buah yang dikenal dengan nama mengkudu ini diyakini punya berbagai macam manfaat bagi kesehatan.

Tak sedikit orang yang telah merasakan khasiat buah bernama Latin Morinda citrifolia ini. Dr. Mian Ying Wang, MD, MS, seorang peneliti di Fakultas Kedokteran Universitas Illinois, Chicago, Amerika Serikat, dalam riset terbarunya mengemukakan bahwa produk Tahitian Noni Juice dapat mengurangi kolesterol dan trigliserida pada perokok dengan tingkat kolesterol tinggi. Hal ini dikemukakan dalam jumpa dengan media di Menara Anugerah, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, 29 Maret lalu.

Dr Wang memilih perokok sebagai subjek penelitian karena tingkat kolesterolnya tinggi dan berisiko terhadap serangan jantung. Dalam penelitian lain noni disebut memiliki efek antikanker pada tahap awal proses karsinogenik, aktivitas antimutagenik, antikanker in vitro dan in vivo, berefek pada perlindungan organ hati, mengurangi rasa sakit, sebagai antioksidan yang sangat kuat untuk menangkal radikal bebas mengurangi peroksida lemak pada vitro dan vivo serta sebagai antiinflamatori.

Prof. Dr. Sumali Wiryowidagdo, Ketua Pusat Studi Obat Bahan Alam (PS OBA) dari Departemen Farmasi Fakultas MIPA Universitas Indonesia juga sudah mulai meneliti khasiat buah noni pada tahun 2004-2005. Menurut Prof. Sumali, noni dapat meningkatkan resistensi tubuh terhadap penyakit. “Karena merupakan adaptogen yakni bahan yang meningkatkan resistensi tubuh terhadap stres fisik, kimia, dan biologi. Selain itu, noni juga merupakan imunostimulan yakni bahan yang mengaktifkan mekanisme pertahanan tubuh terhadap infeksi terutama virus dan bakteri patogen,” ujar Prof Sumali.

Penelitian Prof Sumali didukung oleh uji khasiat yang dilakukan Wahyo Jatmiko dari Universitas Airlangga pada tahun 2004-2005. Seperti dilaporkan Wahyo buah noni aman sebagai obat dan dapat menurunkan gula darah pada penderita diabetes tipe II.

Dr. Wang menambahkan noni selain memiliki efek terapis juga berkhasiat antibakteri, antiviral, antifungal, sebagai peningkat imun dan memberi efek perlindungan terhadap penyakit SARS.

Buah Noni

KANDUNGAN

I ) Pengenalan

II ) Latar belakang buah Noni

III ) Penggunaan tradisional buah Noni dalam beberapa masyarakat di dunia

IV ) Penyelidikan terhadap buah Noni dengan perubatan moden

V ) Cara-cara penggunaan buah Noni

a ) Prinsip penggunaan am

b ) Perkara-perkara yang perlu diperhatikan ketika meminum jus buah Noni

c ) Panduan kepada pesakit diabetes

d ) Cara menggunakan jus buah Noni pada masa kecemasaan

e ) Fenomena mengeluarkan toksik daripada badan

f ) Cara penggunaan yang lain

VI ) Kesimpulan

PENGENALAN

Buah Noni (nama tempatan di Hawaii) atau nama saintifiknya Morinda citrifolia juga dikenali sebagai buah mengkudu (nama tempatan di Malaysia) diketahui begitu kaya dengan pelbagai ramuan perubatan sehingga dikenali sebagai ‘ratu tumbuhan’. Tumbuhan ini mempunyai ketinggian 15 kaki hingga 30 kaki. Ia boleh berbunga dan berbuah sepanjang tahun. Bunganya berwarna putih manakala buahnya yang sudah masak berbentuk poligon seperti bentuk ubi kentang. Dalam buahnya mengandungi biji bernih yang berwarna coklat. Buah mengkudu yang telah masak akan berubah dari warna kuning kepada warna putih.

Di Malaysia, pokok Noni tumbuh liar di kawasan kampung tetapi masyarakat memandang remeh khasiatnya berbanding dengan saintis Hawaii yang telah membuat kajian mengenainya sehingga buah itu dikomersialkan sejak tahun 1993. Walau bagaimanapun penyelidikan terhadap pokok Noni mula dijalankan di Bahagian Tumbuhan Ubatan, Institut Penyelidikan Perhutanan Malaysia (FRIM). Salah seorang daripada penyelidik ialah Dr. Mohd. Ilham Adenan.

LATAR BELAKANG BUAH NONI

Buah Noni mula sekali digunakan sebagai ubat tradisional di Kepulaunan Pasifik Selatan, kemudian di China dan India. Selepas itu, ia telah dipindahkan ke Tahiti, Hawaii, Malasia sejak 2000 tahun lagi. Di kalangan masyarakat Kepulaunan Hawaii, buah Noni ini dianggap sebagai ‘the magic fruit’ atau buah ajaib kerana nilai perubatannya yang tinggi. Sebernarnya buah Noni telah tercatat dalam manukrip purba sebagai salah satu bahan utama dalam ramuan perubatan. Keajaiban buah Noni telah terserlah ketika Perang Dunia kedua lagi. Tentera yang berada di Kepulaunan Polynesia diberikan buah Noni oleh penduduk tempatan untuk menghindari rasa letih dan memperkuatkan badan. Seluruh bahagian pokok Noni dipercayai mempunyai nilai perubatan yang tersendiri.

Buah Noni (Morinda citrofolia) mempunyai lebih daripada 80 spesies. Ia tersebar luas di kawasan hutan tropikal. Walau bagaimanapun, buah Noni yang terdapat di Kepulaunan Polynesia, Tahiti mempunyai nilai perubatan yang tertinggi sekali kerana kawasan tersebut belum lagi dicemari. Pengeluaran buah Noni daripada rantau Pasifik Selatan merangkumi lebih daripada 60% pengeluaran dunia. Di antara kawasan-kawasan ini, Tahiti merupakan kawasan pengeluaran buah Noni yang terpenting.

PENGGUNAAN TRADISIONAL BUAH NONI DI BEBERAPA MASYARAKAT DI DUNIA

Buah Noni boleh ditemui dengan banyaknya di Asia Tenggara, Australia, New Zealand, India, Carribean dan Tahiti mempunyai nama yang berbeza. Sungguhpun begitu, masyarakat di tempat-tempat ini masing-masing menggunakan buah ini sebagai ubat tradisional untuk mengubati pelbagai penyakit.

Misalnya di Kepulaunan Carribean, buah Noni dipanggil ‘pain killer tree’ (pokok menahan kesakitan) kerana kegunaannya yang meluas untuk meredakan kesakitan akibat benggkak, terseliuh, patah tulang, demam dan pelbagai lagi. Manakala di Asia Tenggara, pokok yang dipanggil ‘nhau’ itu digunakan untuk mengubati sakit tekak serta penyakit mulut dan gusi. Masyarakat di Filipina pula percaya buah Noni bertindak membersihkan usus terutamanya menghindari perut daripada parasit. Masyarakat Melayu sama ada di Malaysia atau Indonesia pula biasanya menggunakan buah Noni untuk mengubati gangguan semasa kencing, diabetes, batuk, senggugut dan perdarahan. Manakala masyarakat Burma pula gemar memasak gulai buah yang masih muda dan buah yang telah masak akan dimakan mentah bersama garam. Sementara di Kepulaunan Ratatonga, Samoa dan Fiji, buah Noni telah menjadi makanan ruji masyarakat di sana. Mereka menggunakannya sama ada mentah atau dibuat gulai.

PENYELIDIKAN TERHADAP BUAH NONI DENGAN PERUBATAN MODEN

Saintis pertama yang mengkaji tentang buah Noni ialah seorang ahli biokimia yang terkenal, Dr. Ralph Heinicke. Semasa Dr. Heinicke membuat kajian mengenai bromelain nanas di Hawaii, beliau mendapati nanas mengandungi proxeronine. Pada masa yang sama, beliau turut mendapati kandungan proxeronine dan proxeronase dalam buah Noni lebih tinggi daripada nanas. Maka, Dr. Heinicke telah merumuskan bahawa buah Noni ialah sumber terbaik pembentukan protein dalam badan manusia.

Dalam kajian fisiologi Dr. Heinicke, baliau mendapati proxeronine penting untuk mensistesis alkaloid xeronine. Xeronine ialah sejenis protein yang hanya dapat dihasilkan dalam usus manusia. Kekurangan xeronine boleh mengakibatkan pelbagai jenis penyakit. Proxeronine dan proxeronase akan berubah menjadi xeronine melalui tindakbalas biokimia dalam usus. Ini seterusnya boleh mengaktifkan fungsi enzim dalam badan manusia serta merangsang sistem pencernaan, sistem peredaran darah, sistem doktrin dan sistem pembiakan. Dengan adanya xeronine, ia boleh mencegah pelbagai jenis penyakit seperti diarrhea, asma, diabetes, arthritis, migrain, masalah haid, batuk, sakit tekak, penyakit mulut dan gusi, merendahkan tekanan tinggi, mencegah pertumbuhan parasit dan kulat, merencatkan pertumbuhan sel-sel barah dan lain-lain penyakit lagi. Selain itu, xeronine juga menggalakkan pertumbuhan tisu dan mengaktifkan fungsi sel-sel badan. Oleh itu, xeronine turut memperlihatkan kesan yang terserlah untuk patah tulang, salah urat, seranggan serangga, barah bir, melecur dan terbakar serta menghalang proses penuaan.

Melalui penyelidikan terhadap buah Noni yang dilakukan oleh ahli botani yang terkenal, Dr. Isabella Abboft, beliau membuktikan Noni boleh mencegah diabetes dan penyakit barah serta merendahkan tekanan darah tinggi. Manakala ahli biokimia, Dr. Joseph Bafz turut menunjukkan noni mengandungi antihistamin yang boleh mencegah asma, hayfever dan rheumatism. Selain itu, Noni juga mengandungi karbohidrat, protein, garam galian dan lemak tak tepu yang penting untuk kesihatan. Sementara itu, penyelidikan yang dilakukan oleh Mona Harrison, M.D., Ph.D., bekas Timbalan Dekan Falkuti Perubatan, University of Boston, beliau mendapati jus Noni boleh merangsang perembesan serotonin dan melatonin. Oleh itu, ia boleh digunakan sebagai soporifik dan menggalakkan afrodisiak. Amalan meminum jus Noni boleh mencegah penyakit yang disebabkan oleh kekurangan hormon seperti nyanyuk serta menghalang proses penuaan.

(rujuk Lampiran 1)

CARA-CARA PENGGUNAAN BUAH NONI

a ) Prinsip Penggunaan Am

Jus buah Noni boleh diminum atau disapu pada tubuh badan yang berluka. Biasanya, buah Noni akan dihempas dan ditapis untuk mendapatkan jus bagi kegunaan selanjutnya. Ini kerana lebih daripada 60% kandungan buah Noni terdiri daripada air. Jus buah Noni boleh diminum pada sebarang masa. Walaupun jus ini diminum sebelum memakan mengambil sebarang makanan menggalakkan kadar penyerapannya tetapi jika ia diminum selepas memakan makanan atau diminum bersama dengan makanan lain, fungsinya tetap tidak akan terjejas. Jus ini boleh diminum oleh semua lapisan masyarakat tanpa mengambilkira umur dan jantina pengguna. Wanita yang hamil juga boleh meminumnya kerana buah Noni ialah makanan dan bukannya ubat.

Biasanya, kuantiti pengambilan jus buah Noni tidaklah begitu banyak. Kuantiti penggunaan yang sesuai bagi setiap hari bersamaan dengan 2 sudu atau 30cc. Walau bagaimanapun, ia harusnya bersesuaian dengan keadaan dan umur seseorang. Terdapat pengguna yang hanya perlu meminumnya sekali sehari dan ada pengguna pula yang perlu meminumnya lebih daripada 4 kali dalam sehari. Kesemua ini perlu bergantung kepada kesan selepas meminumnya.

b ) Perkara-perkara Yang Perlu Diperhatikan Ketika Meminum Jus Buah Noni

Jus buah Noni boleh ditambah dengan sebarang jus buah-buahan, jus sayur-sayuran, teh, atau minuman lain. Ia juga boleh digunakan sabagai bahan perisa semasa memasak. Jika digunakan sebagai bahan perisa, ia seharusnya dibubuh kepada lauk-pauk selepas siap simasak. Ini kerana suhu tinggi akan menjejaskan khasiat jusnya. Dengan alasan yang sama, jus buah Noni tidak boleh dipanaskan dalam microwave atau dicampur dengan air yang terlalu panas bagi menjamin kesempurnaan khasiatnya.

Jus buah Noni mengandungi vitamin C yang tinggi, maka ia tidak harusnya dimasukkan dalam perkakas yang diperbuat daripada kristal kerana kristal mengandungi plumbum yang akan terurai dalam perisa masam yang tercampur dengan jus. Oleh itu, perkakas yang paling sesuai ialah perkakas yang diperbuat daripada kaca.

Jika ingin mencampurkan jus buah Noni dengan air, haruslah menggunakan air yang telah ditulen, air mineral atau air suling dan bukannya air paip yang mengandungi gas hidrogen yang akan menjejaskan khasiat jus buah Noni. Sekiranya terpaksa juga menggunakan air paip, air paip tersebut haruslah dimasak lebih kurang 5 minit sebelum dicampurkan kapada jus buah Noni.

Sebelum meminum jus buah Noni, pengguna dinasihatkan meminum air kosong ( bukannya teh atau kopi )dahulu bagi meneutralkan asid gastrik. Kemudian barulah meminum jus buah Noni diikuti dengan segelas air kosong lagi supaya khasiatnya senang diserap oleh badan.

c ) Panduan Kepada Pesakit Diabetes

Jus buah Noni boleh merendahkan aras glukosa darah. Oleh itu, pesakit diabetes yang meminum jus ini antara 30-60cc setiap hari boleh mendapat manfaat daripadanya. Sekiranya pesakit diabetes mengambil terlalu banyak insulin boleh menyebabkan keadaan hipoglisemia. Maka pesakit diabetes dinasihatkan selalu menguji aras glukosa darah setiap hari untuk mengawal aras glukosa darah bagi menetapkan dos insulin yang diperlukan.

d ) Cara Menggunakan Jus Buah Noni Pada Masa Kecemasan

Pada masa kecemasan dan tidak sempat berhubung dengan doktor seperti patah tukang, salah urat, terhempap, sakit tekak, penyakit buah pinggang dan lain-lain penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus. Maka pesakit boleh meminum jus buah Noni sebanyak 90-120cc atau 6-8 sudu serta-merta. Kuantiti jus ini dikekalkan setiap 8 jam. Sekiranya masalah kesakitan tidak bertambah baik, haruslah berhubung dengan doktor.

e ) Fenomena Mengeluarkan Toksik Daripada Badan

Badan manusia berdaya mengeluarkan bahan buangan yang terkumpul dalam badan melalui proses metabolisme. Pengumpulan bahan toksik seperti bahan pengawet, racun pertanian, ubat, air dan udara yang tercemar menyebabkan kita merasa sakit dan tidak selesa. Dengan meminum jus buah Noni, kesemua bahan toksik ini boleh dikeluarkan daripada badan. Fenomena ini dikenali sebagai “tempoh baik pulih”.

Dalam tempoh ini, seseorang akan terasa ketidakselesaan seperti cirit-birit, batuk, menimbul jerawat pada muka, radang kulit, sakit kepala, sakit sendi dan lemah selama beberapa hari atau beberapa minggu. Sekiranya ketidakselesaan ini tidak serius, pengamalan meminum jus Noni boleh diteruskan. Apabila kesemua bahan toksik dalam badan telah dikeluarkan, pengguna akan merasa selesa sungguh dan sentiasa bersemangat. Walau bagaimanapun, pengguna dinasihatkan meminum kekurang-kurangnya 8 gelas air sehari supaya proses pengeluaran bahan toksik dapat dijalankan dengan lebih senang. Sekiranya ketidakselesaan badan agak serius, pengguna boleh meminum separuh daripada kuantiti jus Noni yang asal atau mencampurkan jus ini dengan air atau jus buah-buahan lain dan diminum 3-6 kali sehari. Jika ketidakselesaan ini masih berterusan, pengguna dinasihatkan menghentikan amalan meminum jus Noni buat seketika masa kerana pengguna tersebut mungkin alergik terhadap jus buah Noni.

f ) Cara Penggunaan Yang Lain

Selain daripada meminum jus buah Noni, penduduk di Tahiti juga menggunakannya untuk disapu pada bahagian tubuh yang salah urat, radang kulit dan gigitan serangga. Pengguna juga boleh mencampurkan sesudu jus Noni dengan secawan air (bukan air yang terlalu panas) untuk merendam pada bahagian tuduh yang sakit. Apabila campuran jus dan air telah sejuk, campuran tersebut boleh dipanaskan semula untuk seketika masa. Jus buah Noni juga boleh digunakan untuk membersihkan mulut, gusi dan gigi serta sebagai shampoo.

KESIMPULAN

Buah Noni merupakan makanan perubatan semulajadi bagi penduduk di Kepulaunan Pasifik Selatan. Ia mempunyai nilai perubatan dan khasiat yang tersendiri. Dengan penyelidikan para saintis daripada Eropah, Amerika Syarikat, Jepun dan negara-negara lain, buah Noni telah dibuktikan mempunyai pelbagai jenis bahan kimia yang boleh mencegah pelbagai jenis penyakit. Walau bagaimanapun, kesemua ini hanyalah merupakan laporan penyelidikan sains sahaja dan memastikan bahawa buah Noni boleh merawati kesemua jenis penyakit. Ini kerana keadaan kesihatan, persekitaran dan tabiat seseorang menentukan kesan penyerapan terhadap jus buah Noni.

Pendek kata, memandangkan buah Noni mempunyai nilai perubatan dan khasiat yang tinggi, tidak mustahillah buah Noni semakin mendapat tempat dalam bidang perubatan moden.

 

LAMPIRAN 1

Penyakit/Masalah Kesihatan

Bilangan Pengguna Buah Noni

Bilangan Yang Berkesan (%)#

Penyakit barah

847 847

67

Penyakit jantung

1,058

80

Strok

983

58

Diabetes (Jenis 1& Jenis 2)

2,434

83

Afrodiasiak

7,931

91

Kegemukan

1,545

88

Tekanan darah tinggi

2,638

72

Rheumatism

721

80

Sakit

3,785

87

Alergik

851

85

Masalah pencernaan

1,509

89

Masaalah pernafasan

2,727

78

Tidak boleh tidur

1,148

72

Gangguan fungsi otak

301

89

Rasa selesa

3,716

79

Penyakit buah pinggang

2,127

66

Tekanan

3,273

71

# Pengalaman daripada pengguna buah Noni . Mereka yang tidak memperolehi manfaat daripada penggunaan buah Noni disebabkan oleh pengambilan kuantiti jus yang tidak mencukupi serta tempoh pengambilan yang tidak cukup panjang.

Sumber: Dipetik daripada Liquid Island-The Tropical Fruit With 101 Medical Uses. Neil Solomon, M.D.,Ph.D.

Statistik di atas diperolehi oleh Neil Solomon, M.D. , Ph.D. dengan cara temubual dengan lebih daripada 40 orang doktor dan ahli khasiat yang mengesyorkan penggunaan buah Noni kepada lebih daripada 8,000 orang pesakit atau mereka yang menghadapi masalah kesihatan. Buah Noni mempunyai kesan positif kepada lebih daripada 100 jenis penyakit dan masalah kesihatan. Penyakit dan masalah kesihatan yang ditunjukkan di atas hanyalah sebahagian daripada masalah yang utama.

 

 

LAMPIRAN 2

Buah Noni

 

 

LAMPIRAN 3

Bunga Noni

 

LAMPIRAN 4

Daun Noni

 

 

 

 

 

 

 

Efek Penghambatan Beberapa Fraksi Ekstrak Buah Mengkudu terhadap Shigella dysenteriae

Ema Damayanti & Tata Brata Suparjana

Abtract Noni (Morinda citrifolia L) was knew as traditional plant medicine that could eliminating some diseases. This research aimed to study the inhibitory effect of Noni fruit extracts on Shigella dysenteriae; shigellosis bacteria (bacillary dysentery). Extraction used fractionation with acetone, n-Hexane, ethyl ether and ethyl acetate solvents. Inhibition test used dilution method at 0�control), 2�4�8�nd 16�xtract concentrations, with total colonies of S. dysenteriae as parameter. Data was statistical analyzed used One-Way ANOVA and Duncan post hoc with significance level at 0,05. Research showed that the crude extracts content from fractionation about 0,0195 – 1,1024� Noni fruit extracts showed inhibition effect equal with extracts concentration and the highest inhibition showed at 16�thyl ether fraction. Key words : inhibition;fractionation; noni; Shigella dysenteriae.

Mengkudu

Buah Mengkudu atau nama saintifiknya ialah Morinda Citrifolia telah digunakan oleh penduduk Polinesia dan kepulauan Carrabien dalam mengubati pelbagai penyakit dan untuk menyihatkan badan. Di Malaysia, penggunaan mengkudu agak terbatas dan dipandang remeh. Kajian secara saintifik lebih 40 tahun telah dijalankan oleh Dr. R.M Heineike.

Buah mengkudu telah dijadikan dalam bentuk jus untuk memudahkanpenggunaannya dan juga untuk menghilangkan rasa busuk. Spesis mengkudu adalah antara spesimen yang banyak tersebar. Antara faktornya ialah sifat daya tahan biji benihnya yang berupaya terapung untuk tempoh masa yang lama. Pepohon mengkudu boleh mencapai ketinggian sehingga 35 kaki atau 10 meter tinggi dengan bebunga putih. Dengan sifatnya yang istimewa, iaitu berbunga sepanjang tahun, dapat menghasilkan buah yang silih berganti. Amalan Tradisi Semenjak dahulu lagi, khasiat mengkudu telah diketahui oleh masyarakat tempatan. Malangnya, kegunaannya terhad kepada ulam dan kerabu walaupun sesetengahnya mengambil bahagian daunnya untuk kegunaan selepas bersalin, atau lebih tepat lagi sebagai awet muda.

Kajian Saintifik

Buah mengkudu mengandungi 12 kandungan penting seperti proxironine, asid kaproid, asid kaprilik, minyak penting, B-D-glucopiranose pentaacetate-2, asperuloside tetra acetate, glucose, Asid ascorbik(vitamin C) dan damnacanthol. Beberapa jenis kandungan ini boleh bertindak sebagai anti-bakteri melawan Escherichia coli, Salmonrlla typhi, Shigella paradysenteriac dan Staphylococcuss aureus. Buah mengkudu boleh memulihkan sistem penghadaman dan ini dapat membantu dalam memulihkan penyakit “hemorrhoidsm”, hidung tersumbat dan “cerebral hemorrhage”. Ia dapat juga membantu untuk meredakan “embolishsm” dan membantu untuk melancarkan aliran darah yang mugkin disebabkan ketulan-ketulan darah(ketulan darah ini terdapat dalam saluran darah dan mengurangkan perjalanan darah). Mengkudu juga bertindak sebagai” anti-oxidant” yang sangat baik. Kandungan yang paling penting dalam buah mengkudu adalah proxeronine. Proxeronine ini akan membentuk Xeronine apabila dimakan dan Xeronine ini boleh membaiki sel-sel yang rosak dan mengaktifkan sel-sel yang lemah. Salah satu unsur penting dalam mengudu ialah Damnacanthol yang boleh bertindak sebagai anti-virus dan anti-tumor yang boleh bertindak keatas beberapa jenis barah paru-paru. Beberapa kajian klinikal menunujukan mengkudu dapat menolong masalah penyakit buah pinggang yang teruk. Ia juga menunjukkan sifat “anti-inflammatory” yang boleh membantu dalam merawat “arthritis”. Dalam percubaan keatas tikus, berat badan, kesuburan sel darah putih dan kekuatan berenang bertambah setelah diberi jus mengkudu. Secara umunnya, buah mengkudu boleh membantu dalam penyakit dibawah. Semua penyakit-penyakit yang dicadangkan disini mungkin tidak memberi kesan yang sama:-

Tekanan Darah tinggi
Barah
Penyakit Jantung
Kencing Manis
Masalah Seksual
Lemah badan
Berat badan berlebihan(Kegemukan)
Masalah buah pinggang
Fikiran serabut
Alahan seperti alahan daripada makan udang dan ketam
Arthiritis
Masalah penghadaman
Angin Ahmar
Masalah tidur
Ketagihan merokok
Masalah Penafasan
Kurang Tenaga
Batuk
Cacing
Gout
Asma
Resdong
Gastrik
Tumor
Luka Kecil
Kelimumur
Kebengkakan
Keracunan Makanan


KEAJAIBAN BUAH MENGKUDU

Bijinya digunakan sebagai julap Tidak banyak kegunaan pokok mengkudu kepada masyarakat negara ini melainkan daun dan buahnya yang kadangkala digunakan sebagai ulam dan kerabu. Dalam beberapa ketika pula daun mengkudu dijadikan bahan ubatan traditional sebagai meniru amalan perubatan masyarakat dahulu kala. Mengkudu atau nama saintifiknya morinda citrifolia diketahui begitu kaya dengan pelbagai ramuan ubatan hingga digelar sebagai ratu tumbuhan. Khasiat buah mengkudu boleh meredakan tekanan darah tinggi, senggugut, arthritis, ulser, kencing manis, kerosakan buah pinggang, pundi hempedu serta urat saraf. Demikian menurut pegawai penyelidik Bahagian Tumbuhan Ubatan, Institut Penyelidikan Perhutanan Malaysia (FRIM), Dr. Mohd Ilham Adenan. Selain itu buah mengkudu juga dikatakan dapat merencat pertumbuhan sel-sel barah, mempunyai kesan analgesik (penahan sakit), antiseptik (membunuh kuman) dan menghalang pertumbuhan parasit serta kulat. Dikalangan masyarakat kepulauan Hawaii, buah mengkudu dianggap sebagai the magic fruit atau buah ajaib kerana nilai perubatannya yang tinggi. Sebenarnya buah mengkudu atau noni (nama tempatan di Hawaii) telah tercatat dalam manuskrip purba sebagai salah satu bahan utama dalam ramuan perubatan sejak 2,000 tahun lalu. Seluruh bahagian pokok mengkudu dikatakan mempunyai nilai perubatan yang tersendiri.Biji mengkudu dipercayai boleh digunakan sebagai julap.Daunnya dikatakan mujarab untuk merawat sakit kulit, mengurangkan sakit dan radang kulit. “Daunnya dikatakan mujarab untuk merawat sakit kulit, mengurangkan sakit dan radang kulit.” Sementara itu menurut Dr. Ilham; penyelidikan yang sedang dijalankan di FRIM mendapati pucuk mengkudu mempunyai bahan kimia yang amat berguna untuk menghalang proses penuaan. Batang mengkudu pula boleh digunakan untuk mengurangkan tekanan darah sementara ekstrak daripada buah mengkudu pula dipercayai boleh menyembuhkan sakit mata. “Khasiatnya yang tersendiri tidak mustahil setanding dengan tongkat ali..” Dr. Ilham. Bagaimanapun pokok mengkudu yang boleh ditemui dengan banyak di Asia Tenggara, Australia, New Zealand, India, Carribean dan Tahiti mempunyai nama yang berbeza. Misalnya di Kepulauan Carribean, mengkudu dipanggil pain killer tree (pokok penahan kesakitan) kerana kegunaannya yang meluas untuk meredakan kesakitan akibat bengkak, terseliuh, patah tulang, demam dan pelbagai lagi. Manakala di Asia Tenggara, pokok yang dipanggil nhau itu digunakan untuk mengubati sakit tekak serta penyakit mulut dan gusi. Masyarakat di Filipina pula percaya buah mengkudu bertindak membersihkan usus terutamanya menghindari perut dari parasit.

Masyarakat Melayu samada di Malaysia atau Indonesia pula biasanya menggunakan buah mengkudu untuk mengurang gangguan semasa kencing, diabetis, batuk, senggugut dan pendarahan. “Masyarakat Malaysia memandang remeh khasiatnya berbanding dengan saintis Hawaii” “Walaupun pokok mengkudu tumbuh liar dikawasan kampung tetapi penggunaannya sebagai bahan perubatan traditional semakin dilupakan.” “Hanya daunnya saja digunakan bagi merawat wanita lepas bersalin, manakala pucuknya pula dimakan sebagai ulam” kata Dr. Ilham. Walaupun mengkudu terdapat banyak disini, masyarakat Malaysia memandang remeh khasiatnya berbanding dengan saintis Hawaii telah mula membuat kajian mengenainya sehinggakan buah itu telah dikomersialkan sejak 1993.

Produk yang berasaskan buah mengkudu telah mula dipasarkan di Hawaii dalam bentuk tablet dan jus sebagai makanan kesihatan. Menurut Dr. Ilham lagi, mengikut pengamal perubatan traditional terutamanya di Hawaii, amalan meminum jus mengkudu amat baik untuk kesihatan. “Jus itu biasanya diminum sebagai tonik ketika berehat atau selepas bangun tidur terutamanya sebelum menikmati sarapan pagi” katanya. Bagaimanapun menurut Dr. Ilham, walaupun jus mengkudu berkhasiat tetapi tidak ramai yang sanggup meminumnya kerana bau yang tidak menyenangkan. Oleh itu bagi tujuan kommersial, pengusaha jus mengkudu menambahkan dengan pelbagai perasa seperti strawberi atau anggur untuk menghilangkan bau yang tidak menyenangkan itu. Di samping itu satu lagi cara menghilangkan bau adalah dengan mengeringkan jus itu sehingga menjadi serbuk dan dimasukkan ke dalam kapsul. Walaupun hanya beberapa tahun dikomersialkan, keajaiban buah mengkudu telah terserlah ketika Perang Dunia Kedua lagi. Tentera yang berada di Kepulauan Polynesia diberikan mengkudu oleh penduduk tempatan untuk menghindari rasa letih. Sementara di Kepulauan Ratatonga, Samoa dan Fiji, buah mengkudu telah menjadi makanan ruji masyarakat di sana. Mereka memakannya sama ada mentah atau dibuat gulai. Manakala masyarakat Burma pula gemar memasak gulai buah yang masih muda dan buah yang telah masak akan dimakan mentah bersama garam. Memandangkan pokok mengkudu mempunyai khasiatnya yang tersendiri, tidak mustahil ia akan setanding dengan tumbuhan ubatan yang akan dikomersialkan seperti tongkat ali dan sebaginya.

Pokok Mengkudu bukanlah asing bagi kita di Malaysia. Ia adalah tumbuhan tropika yang daunnya digunakan sebagai sayuran atau dimakan sebagai ulam. Buahnya sekali-sekala digunakan sebagai makanan selepas bersalin. Seringkali si pemakannya tidak mengetahui sebab dan tujuan ia dimakan. Biasanya buah tersebut dipetik dan diperam di atas garam atau di dalam beras dan bila sudah masak, ia dimakan begitu sahaja. Di Indonesia buah ini juga popular digunakan sebagai “buah rojak” serta dimakan bersama-sama kuah rojak atau dicampur dengan buah-buahan lain sebagai rojak. Bagi penduduk kepulauan Polynesia dan Hawaii lain pula halnya, mereka lebih mengutamakan buahnya. Sejak lebih kurang 2000 tahun yang lalu, penduduk di kepulauan tersebut telah menggunakan buah mengkudu sebagai ubat untuk berbagai jenis penyakit. Kerana khasiatnya yang sungguh istimewa itu, mereka menggelarkannya sebagai “Pain Killer”, “Headache Tree” dan “Cheesefruit”. Nama saintifiknya ialah Morinda Citrifolia dan di Hawaii dikenali sebagai Noni.

Mengkudu sebenarnya berasal dari Asia Tenggara termasuk Malaysia melalui laut yang dihanyutkan dari satu pulau ke satu pulau. Kepulauan Carribean terutama Tahiti adalah satu kepulauan yang subur dengan tumbuhan mengkudu. Khasiat Buah Mengkudu diantaranya Menstabilkan tekanan darah dan aras kolestrol – otot jantung Gangguan dalam tubuh – kencing manis, sakit kepala, ginjal, buah pinggang, pundi kencing, pundi hempedu dan tiroid Mencegah pertumbuhan sel kanser dan tumor Sistem pernafasan – resdung, asthma, bronkitis, hingus meleleh, batuk, sakit tekak, batuk kering, kolera dan bayi yang demam selsema Gangguan penghadaman – perut kembung, ulcer, gastrik, cirit-beret, muntah-muntah, tidak hadam, buasir, keracunan makanan Mulut dan Tekak – radang tekak, sakit gusi dan sakit gigi Sakit tulang dan sendi – terseliuh dan gout Penyakit kulit – bisul, luka, kurap, radang, ulser kulit Sakit puan – senggugut, gangguan haid Menghilangkan gatal – celah kelangkang, pelipatan, ulat air dan penyakit kulit Memulihkan kesan umum penuaan (awet muda) Menghilangkan ketagihan dadah dan rokok Membantu sistem kesuburan lelaki dan wanita Meredakan kesakitan (analgesik) Meningkatkan tenaga tubuh badan Mengurangkan stress (tekanan) Anti-oxidant.

Aneka Ramuan Pencegah SARS

Dunia dilanda kepanikan luar biasa akibat wabah SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) merebak sejak bulan November 2002 di Guangdong, Cina. Penyakit pernapasan akut yang disebabkan sejenis virus influenza ini tidak mempan diobati dengan antibiotika biasa. Namun, virus ini bisa ditangkal dengan cukup istirahat dan olahraga serta mengonsumsi beberapa tanaman obat berikut ini.

Sepasang suami istri di Hong Kong diberitakan terkena penyakit flu ganas ini. Sang suami menularkan virus ini kepada istrinya karena selama dia sakit, istrinya tetap menemani di sampingnya. Meski sama-sama kena SARS, si istri cepat pulih, sedangkan suaminya masih bergulat dengan penyakit yang telah merenggut sekitar seratusan nyawa ini.

“Si Istri cepat pulih karena ia memiliki kekebalan tubuh yang baik,” kata Dr. Amin Soebandrio, PhD, Cm, Microbiologist, Asisten Deputi Menteri Ristek untuk llrnu Kedokteran dan Kesehatan. Kekebalan tubuh yang baik, diakuinya, memang bisa jadi cara pencegahan dini menghadapi penyakit ini. Tentu di samping menghindari kontak fisik dengan orang yang sudah kena penyakit ini.

Menurutnya, meningkatkan kekebalan tubuh itu tidak susah. Caranya dengan cukup istirahat, berolahraga teratur, dan mengonsumsi makanan dengan gizi berimbang, khususnya jenis peningkat kekebalan tubuh. Dr. Amin menyarankan untuk tidak lupa mengonsumsi makanan yang kaya vitamin C dan antioksidan.

Selain makanan tersebut, ada juga tanaman obat yang beberapa di antaranya telah diuji secara klinis mampu meningkatkan kekebalan tubuh:

1. Meniran

Tanaman ini secara tradisional dipercaya bisa menyembuhkan penyakit antara lain radang dan batu ginjal, susah buang air kecil, disentri, sakit ayan, hepatitis, serta rematik. Zat kimia tanaman mi yang sudah diketahul antara lain filantin, hipofilantin, kalium, damar, dan tannin.

Penelitian terbaru tentang meniran mengungkapkan bahwa tanaman ini bisa membantu mencegah berbagai macam infeksi virus dan bakteri serta mendorong sistem kekebalan tubuh. Tanaman ini sudah diteliti dan diproduksi menjadi tablet peningkat daya tahan tubuh. Produknya telah diuji preklinis dan kilnis selama tiga tahun.

Dr. Zakiudin Munasir, Sp.AK, ahil pediatrik imunologi dari Bagian Anak RS Cipto Mangunkusumo Jakarta, telah melakukan penelitian dan membuktikan bahwa ekstrak meniran membantu meningkatkan kecepatan penurunan demam pada pasien anak penderita infeksi saluran pernapasan atas.

Cara pemanfaatan:

Cara ini disarankan oleh Dr. Suprapto Ma’at dari Universitas Airlangga yang juga ikut menguji ekstrak tanaman meniran dalam upaya meningkatkan daya tahan tubuh. Ambil satu genggam daun meniran yang terdiri dari akar, batang, dan daun. Tumbuk sampai halus. Kemudian rebus bersama dua gelas air bersih. Tunggu sampai menjadi setengah gelas. Minum sekali setiap hari.

2. Jinten Hitam

Selain meniran, jinten hitam juga bisa dipakai sebagai cara alami untuk meningkatkan daya tahan tubuh. “Orang Arab sudah secara turun-temurun memanfaatkan jinten hitam untuk meningkatkan daya tahan tubuh,” kata Dr. Suprapto. Berbeda dengan meniran, tanaman ini belum teruji secara klinis.

Cara pemanfaatan:

Siapkan satu sendok makan munjung jintan hitam. Gerus sampai kulitnya menjadi pecah. Setelah itu rebus dengan dua gelas air. Tunggu sampai air rebusan tersebut tersisa menjadi setengah gelas. Minum setiap hari agar daya tahan tubuh meningkat.

3. Mengkudu

Buah yang juga dikenal dengan nama pace atau noni ini telah lama dikenal sebagai obat untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Hingga kini, penelitian terhadap buah buruk rupa ini terus dilakukan secara intensif.

Penelitian oleh Dr. Paul Heinike pada awal abad 20 mengungkapkan bahwa tanaman ini mengandung enzim proxeronase dan alkaloid proxeronine. Kedua zat ini akan membentuk zat aktif bernama xeronine di dalam tubuh. Zat ini akan dibawa aliran darah menuju sel-sel tubuh. Hasilnya, sel-sel itu akan lebih aktif, sehat, dan terjadi perbaikan-perbaikan struktur maupun fungsi.

Cara pemanfaatan:

Endah Lasmadiwati, ahli tanaman obat dari Taman Sringanis, Bogor, menganjurkan resep berikut untuk menikmati buah mengkudu. Siapkan dua buah mengkudu yang sudah tua. Cuci bersih kemudian simpan selama dua hari sampat benyek. Setelah itu remas-remas dalam dua gelas air. Saring dan sisihkan. Sementara itu, siapkan satu jari kunyit dan dua jari jahe. Bakar dan memarkan. Ambil satu jari kayu manis dan sereh serta tujuh buab kapulaga dan cengkeh. Bahan-bahan tersebut direbus dalam dua gelas air. Tunggu sampal mendidih dan berbau harum. Campurkan air rebusan bahan tersebut dengan buah rnengkudu yang telah disaring. Tambahkan sedikit garam dan gula jawa secukupnya.

4. Lidah Buaya

Dr. Suprapto menyarankan konsumsi lidah buaya supaya tubuh lebih fit dan segar. Tanaman ini juga bermanfaat untuk menjaga stamina orang yang sudab tua dan mudah sakit. Endah juga mengungkapkan bahwa lidah buaya bermanfaat untuk meringankan penyakit batuk dan bronkitis.

Cara pemantaatan:

Siapkan setengah telapak tangan lidah buaya. Cuci bersih dan dikupas. Tambahkan tigaperempat gelas air. Blender air bersama gel lidah buaya tersebut. Tambahkan madu secukupnya.

5. Apel

Buah ini mengandung vitamin C yang merupakan antioksidan dan berfungsi meningkatkan kekebalan tubuh. Konowalchuck J. pada tahun 1978 mempublikasikan artikel berjudul “Antiviral Effect of Apple Beverages”. Ia menyebutkan bahwa sari buah apel sangat baik diminum untuk melawan berbagai serangan infeksi virus. Menurut buku “Natural Remedies”, dosis apel yang bisa melindungi tubuh dari virus adalah tiga kali sehari satu buah atau segelas jus apel.

6. Pepaya

Buah tropis ini merupakan sumber betakaroten yang baik, sehingga mampu mencegah kerusakan sel yang disebabkan oleh zat radikal bebas. Setengah buah pepaya ukuran sedang sehari mampu memenuhi kebutuhan vitamin C harian seorang manusia dewasa. Tidak hanya itu, pepaya juga mengandung sedikit kalsium dan besi. Buah ini amat dianjurkan untuk orang sakit dan lanjut usia karena dagingnya mudah dikunyah dan ditelan.

7. Stroberi

Buah ini mengandung vitamin C paling tinggi di antara semua beri dan kebanyakan buah. Secara tradisional, stroberi dipakai untuk membersihkan sistem pencernaan makanan. Buah ini juga berguna membantu penyerapan zat besi dari sayur mayur yang dikonsumsi.

8. Jambu Batu

Buah jambu batu seberat 90 gram, menurut buku “Foods that Harm Foods that Heal”, ternyata mengandung vitamin C lima kali lebih banyak dibandingkan dengan jeruk. Buah jambu biji seberat itu bila dikonsumsi setiap hari mampu memenuhi kebutuhan vitamin harian orang dewasa, sehingga bisa menjaga kesehatan dan kebugaran.

9. Jeruk

Vitamin C sering diidentikkan dengan buah jeruk. Buah ini memang mengandung vitamin C yang bermanfaat untuk menjaga pertahanan tubuh dari infeksi bakteri dan virus. Kandungan antioksidan dalam jeruk mampu mencegah kerusakan karena zat radikal bebas. Antioksidan ini terdapat dalam membran di antara segmen daging buahnya. Untuk memperoleh manfaat optimum dari buah ini, sebaiknya makan buah segar daripada minum jusnya.

byeabby

Just another WordPress.com site

Dimanamimpiku

jika untuk meraih mimpi sendiri tidak bisa, maka ajaklah orang lain

BUNKATOMATO

Home is where the heart is

Mizanul's Family

Assalamualaikum......Selamat Datang Di Keluarga Mizanul

anisa kusuma's bLog

somestory in a compLex worLd

bisnisonlineeva

Peluang Bisnis Tanpa Batas

AVANT-GARDE 91

from old manuscripts to modern design, exceeding ordinary people

panda's Blog

Just another WordPress.com site

Kafkanafisa's Blog

Just another WordPress.com weblog

Ipangenduth's Blog

Just another WordPress.com weblog

Riniivan's Blog

Something about my life

surya

Just another WordPress.com weblog

AKATSUKI SHOP

JUAL JAKET ANIME

lee anymizz

Experience is best teacher

ardiChris Notes

catatan perjalanan omKlik

.::.Pengalaman Sufistik.::.

Menyibak Misteri Ketuhanan

Ultravelizer

Just another WordPress.com site

A Look From The Other Side

" Lihat....Dengar....Rasakan lalu Tuliskan...."

Creative for Better Life

teknologi informasi, pendidikan, berita hangat

Alkabri's Weblog

Just another WordPress.com weblog

Abasosay's Weblog

Mencoba melihat dari sisi yang lain

A cook guide to catastrophe

When chefs get bored....

bawelicious

me love talking

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 334 pengikut lainnya.