Burung Puyuh Panggang
19 Februari, 2008Bahan :
4 ekor burung puyuh, belah jadi 2-4
3 sendok makan minyak wijen
2 sendok makan minyak
3 siung bawang putih, haluskan
4 batang daun bawang, iris halus
1/2 batang sere, iris halus
1 sendok teh cabai bubuk
1 sendok makan kecap ikan
1 sendok teh gula pasir
1/2 sendok teh garam
Cara membuat:
Panaskan minyak, lalu masukkan bawang putih, tumis hingga kuning.
Masukkan daun bawang dan sere, aduk rata, tumis sampai layu, angkat, lalu masukkan cabai bubuk, kecap ikan, gula, dan garam, aduk rata, dinginkan.
Lumuri tiap burung puyuh dengan bumbu tadi hingga rata, biarkan paling sedikit 2 jam dalam kulkas, lalu tusuk dengan tusuk sate.
Panggang di atas bara api/di dalam oven (180 derajat Celsius) sampai matang sambil dibolak-balik dan diolesi dengan minyak wijen, angkat.
Biasanya burung puyuh panggang disajikan bersama-sama dengan garam, merica, dan jeruk nipis.








25 Februari, 2008 pada 8:36 am
LEMPER AYAM
Bahan – bahan :
200 gram beras ketan, direndam 1 jam, ditiriskan
1 lembar daun salam
1 batang serai di ambil putihnya di memarkan
¾ sendok teh garam
115 ml santan dari ¼ butir kelapa
Daun pisang untuk membungkus
Bahan isi :
2 buah paha ayam atas bawah
500 ml air
2 lembar daun salam
¾ sendok teh garam
¼ sendok teh merica bubuk
½ sendok teh gula pasir
100 ml santan dari ¼ butir kelapa
Bumbu Halus :
6 butir bawang merah
4 siung bawang putih
3 butir kemiri, di sangrai
1 sendok teh ketumbar
Cara membuat :
1. isi : rebus ayam dan air sampai matang. Angkat ayam, suwir – suwir dagingya dan ukur 250 ml air kaldunya
2. campur ayam, bumbu halus, serai, daun salam, garam, merica bubuk, dan gula pasir. Aduk rata , tuang air kaldu . masak sampai mendidih. Tuang santan masak sampai meresap, dimgimkan.
3. Kukus beras ketan 20 menit. Angkat
4. rebus santan, daun salam, serai dan garam sampai mendidih. Matikan api tambahkan beras ketan. Masak sampai meresap angkat dan kukus 30 menit sampai matang.
5. ambil sedikit ketan, pipihkan beri isi. Bentuk lonjong bungkus dengan daun pisang.
By : ibu joni makasar , di ambil dari saji edisi 118
juga dimuat di http://www.likeindonesianfood.blogspot.com